Oleh adminweb / Madrasah / 3 Oktober 2025

Banjarnegara (Humas) – Dalam rangka memperindah lingkungan madrasah dan menjaga kelestariannya, beberapa guru dan karyawan MTsN 3 Banjarnegara dengan penuh semangat melaksanakan kegiatan berkebun guna lakukan inovasi lingkungan madrasah, Senin (29/9). Hari ini inovasi lingkungan terfokus di ruang hijau madrasah. Kegiatan ini juga bertujuan untuk menjaga gelar sebagai Sekolah Adiwiyata terbaik kedua se-Kabupaten Banjarnegara Tahun 2024.
Mereka bergotong royong mengelola lahan kecil menjadi ruang hijau yang produktif. Membuang gulma yang mengganggu tanaman budidaya juga menanam berbagai jenis tanaman hijau seperti sayuran organik, bunga, pohon pelindung, dan juga kolam kecil untuk mempercantik lingkungan madrasah.
Kepala MTsN 3 Banjarnegara, Natir, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas inisiatif yang dilakukan oleh guru dan karyawan tersebut.
“Terima kasih kepada guru dan karyawan atas inovasi lingkungan yang sudah dilakukan. Inisiasi ini harus selalu kita jaga. Ruang hijau dan kolam konservasi yang ada, juga harus dirawat dan kita jaga bersama agar manfaatnya bisa kita rasakan bersama,“ tutur Natir.
Ida Nurhayati mengaku senang bisa melakukan inovasi lingkungan madrasah atau berkebun di ruang hijau belakang.
“Berkebun ini bisa jadi sarana untuk refresh sejenak disela-sela padatnya aktivitas setiap harinya. Kami prihatin lihat ruang hijau belakang terlihat kurang terawat. Maka, kami menggunakan waktu luang di sela-sela kegiatan Assesment Sumatif Tengah Semester saat tidak terjadwal. Semoga ini bisa menjadi program berkelanjutan agar lingkungan madrasah senantiasa terlihat cantik dan sehat,“ terangnya.
Ruang hijau ini bisa juga menjadi sarana integrasi pembelajaran mata Pelajaran, seperti IPA, IPS, atau yang lainnya. Seperti yang disampaikan oleh Miswanto, Guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan.
“Ruang ini bisa dimanfaatkan sebagai media belajar konstektual. Jadi tidak hanya sekedar belajar dari buku, tetapi praktik nyata di lapangan. Sekaligus menanamkan nilai-nilai pelestarian alam kepada para murid melalui pendekatan edukatif yang berkelanjutan, sehingga menciptakan madrasah yang lebih ramah lingkungan dan mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat local,“ jelasnya.
Melalui inovasi lingkungan tersebut, menunjukkan bahwa madrasah semakin mantap untuk membangun budaya peduli lingkungan. Semangat kebersamaan dalam berkebun para guru dan karyawan semoga menjadi inspirasi warga madrasah yang lain untuk terus berkomitmen wujudkan lingkungan madrasah yang hijau, asri, indah, dan berwawasan lingkungan. (fn)
