Oleh adminweb / Madrasah / 16 Juli 2025
Banjarnegara, 15 Juli 2025 – Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (Matsama) hari kedua di MTsN 3 Banjarnegara ( MEGABARA ) berlangsung penuh semangat dan antusias. Bertempat di halaman madrasah para murid baru mendapatkan pembekalan penting mengenai wawasan kebangsaan, kedisiplinan, Peraturan Baris Berbaris ( PBB ), serta nilai anti-diskriminasi dan anti-pelecehan. Materi ini sangat penting ditanamkan kepada para murid baru agar mereka tetap berperilaku baik di tengah perubahan zaman.
Kegiatan ini menghadirkan pemateri dari internal guru madrasah serta sinergi dengan Komando Rayon Militer ( KORAMIL ) Kecamatan Rakit dan Kepolisian Sektor ( POLSEK ) Kecamatan Rakit sebagai bagian dari upaya membentuk karakter siswa yang cinta tanah air, disiplin, dan berakhlak mulia.
Dari unsur Tentara Nasional Indonesia ( TNI ), Pujianto selaku perwakilan KORAMIL Rakit menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya menjaga kehormatan diri dan orang lain.
“Perempuan harus bisa menjaga diri, dan laki-laki harus bisa menjaga perempuan, bukan sebaliknya. Ini adalah bentuk tanggung jawab dan penghormatan antar sesama,” tegas Pujianto, disambut tepuk tangan para siswa.
Sementara itu Karyadi, juga dari KORAMIL memberikan pelatihan dasar-dasar Peraturan Baris Berbaris (PBB). Ia menjelaskan bahwa PBB bukan sekadar baris-berbaris, tetapi juga melatih kedisiplinan, kekompakan, dan kepatuhan pada instruksi.
Dari unsur kepolisian, Febi Iswanto, Kepolisian Sektor (Polsek ) Kecamatan Rakit mengajak semua murid baru untuk menghindari tindakan diskriminasi dan perundungan di lingkungan madrasah maupun media sosial. Beliau menyampaikan bahwa diskriminasi dan perundungan biasanya diawali dari bercanda yang melibatkan fisik dan latar belakang status sosial keluarga.
“Kita harus membangun budaya saling menghargai dan mencegah bullying dalam bentuk apa pun. Semua murid berhak merasa aman dan dihargai,” ujar Febi dalam penyampaiannya.
Ia juga membakar semangat peserta dengan yel-yel anti bullying yang dikemas secara menyenangkan namun tetap bermakna menjadikan suasana semakin hidup dan interaktif.
Tak kalah penting, Hadiyono dari POLSEK Rakit pada sesi keempat, menyampaikan materi keselamatan berkendara, khususnya bagi murid usia MTs yang mulai mengenal kendaraan bermotor. Beliau juga menjelaskan tentang pentingnya mematuhi aturan berlalu lintas demi keselamatan diri dan orang lain.
“Keselamatan adalah prioritas. Usia kalian belum cukup untuk berkendara sendiri. Fokus dulu pada belajar dan patuhi aturan lalu lintas,” pesan Hadiyono tegas.
Kegiatan Matsama hari kedua ini tidak hanya menambah wawasan murid, tetapi juga menanamkan nilai-nilai nasionalisme, kedisiplinan, dan kepedulian sosial yang menjadi bekal penting dalam kehidupan mereka sebagai pelajar madrasah.
Kepala MTsN 3 Banjarnegara, Natir mengungkapkan harapannya dengan materi pada hari kedua MATSAMA ini, para murid baru dapat mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh dalam kesehariannya. Sehingga dapat berkontribusi pada titik awal pembentukan karakter generasi muda yang tangguh, cerdas, dan berakhlak. Tak lupa beliau juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah sukses mengawal materi ini, khususnya kepada narasumber yang telah bersedia meluangkan waktu dan berbagi ilmu untuk murid baru di MEGABARA.
“Kami ingin murid baru di madrasah ini tidak hanya pintar secara akademis, tapi juga kuat dalam karakter dan mental, cinta tanah air dan berjiwa nasionalis serta mampu menjaga keutuhan bangsa. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi, telah memberikan ilmu dan pengalamannya sampai terlaksananya materi ini,” pungkasnya dengan penuh harap. ( dp )
